Menanam Moss Secara DSM

hampir Semua jenis moss dapat di perbanyak dengan cara DSM

Membuat HUtan dalam Aquascape

Cara sederhana membuat hutan mini dalam aquascape anda

Menanam Moss Peacock dan Java Moss

Cara mudah menanam dan memperbanyak moss peacock dan Java moss

Membuat tabung dan gas CO2

Dengan peralatan dan bahan sederhana kita bisa membuat tabung dan gas CO2 sendiri

membiakkan Ikan Diskus dalam Aquarium

Diskus ternyata bisa dikembangbiakkan dalam akuarium secara alamiah

Monday, October 19, 2015

MEMBUAT POHON SEDERHANA DENGAN MOSS

Kalo kita liat akhir2 ini tema aquascape banyak yang beralih ke tema IWAGUMI alias minimalis karena hanya mengandalkan batu dan tanaman karpet.. walaupun bagus dan unik tapi iwagumi memerlukan ketelatenan, highlight dan kesulitan tersendiri untuk menumbuhkan tanaman karpet. . Nah untuk anda yang tidak sabaran dan kurang telaten merawat tanaman yg susah, apa salahnya kita beralih ke TEMA HUTAN, alias full pohon2an. Sesuai namanya tema hutan tentu saja isinya juga full pohon2an dan rumput2an liar. Nah masalahnya gimana cara menanam moss di kayu biar bisa menyerupai daun2 pohon, dan gimana mengakali ujung ranting yg kecil tapi bisa diikat moss dan terlihat rimbun..? 
   
OK.. ane kira cukup basa basinya, mending langsung kita praktekkan saja,
Pertama, tentu saja siapkan bahan2 yang diperlukan.



1.    Kayu/ akar santigi atau rasamala atau apa ajalah yang berbentuk batang/ranting bonsai
2.    Batok kelapa buat media mengikat moss
3.    Lem superglue
4.    Benang & gunting
5.    Dan tentu saja moss jenis bebas yg penting sehat secukupnya. (dalam hal ini ane pake pelia timika)


Setelah bahan2 siap mari kita kerjakan.
  • Siapkan kayu/akar kering, pastikan kering krn akan kita lem ujung2 rantingnya
  • Pecahkan batok kelapa jadi beberapa bagian, ngga perlu rapih pecahannya.. justru bagus kalo berantakan terlihat alamiah


  • Tempatkan  batok kelapa ke ujung2 ranting atau tengah2 dahan atau dipucuk ranting untuk media ikatan moss dan rekatkan dengan lem superglue, dan pastikan lem benar2 kering dan batok merekat kuat

  • Mulai menanam moss dengan menebar moss tipis2 dipermukaan batok kelapa, kemudian  ikat/lilit  dgn benang yang rapih. Sediakan spray untuk sesekali semprot moss biat tetap kondisi basah/lembab.


Setelah beres semua batok terlilit moss..  mulai senyum dikit dan masukkan ranting ke tank, atur posisi sedemikian rupa supaya moss terkena cahaya langsung..


Mulai merawat pohon dgn sering ganti air, rutin pukcir dan inject CO2 (CO2 DIY jg mantep koq).. dan 
tunggu sampai 1-2 bulan akan terlihat pohon2 yang rindang daun2nya.. tinggal menikmati pemandangan hutan..

Asyik kan? Silahkan mencoba, semoga bermanfaat  dan selamat beraquascape ria..!!! KEEP NGOBOK!

Tuesday, September 15, 2015

Jurnal Ujicoba Tank Minimalis dengan Pukdas POT Balance



Postingan artikel saya kali ini sebenarnya sdh pernah saya muat di sini , tapi karena sepertinya artikel ini perlu juga dishare ke jangkauan yang lebih luas maka saya repost artikel saya ini ke blog Simple Aquascape supaya bisa lebih luas ter'share'nya.. hehehe😍
ok.. semua berawal dari keinginan dari komunitas Kebunpedia untuk menguji coba produk pupuk dasar hasil racikan sendiri, parahnya sample pupuk dasar yang dikasi cuma 'saiprit' alias dikit banget.. fiuuhh
Tapi jadi tertantang untuk membuat aquascape, jadi penasaran bisa sejauh apa pertumbuhan tanaman dengan pukdas seminimalis itu.


Iseng2 bongkar2 gudang dan nemu tank kosong tapi ukuran 1.5m ..syeeett… gede banget.. tapi jadi kepikiran, kayanya boleh juga nih buat eksperimen ‘sesat’ dengan pupuk porsi saiprit dipake buat aquascape tank ukr 1.5m.. benar benar sesaaatt. (sebenarnya lbih ke ngirit sih..drpd beli tank baru..hehehehe)

Karena percobaan ini 'sesat' jadi ini tidak ‘direkomendasikan’ hanya buat percobaan aja.. soalnya msh blum membuahkan hasilnya..Cuma pasti kebayang kan kalau seandainya dengan pupuk porsi segitu bisa menyuburkan tank 1.5 m? pasti bkn pupuk sembarangan.. makanya saya tidak menggunakan tambahan pupuk lain walaupun ada stok pukdas andalan saya JBL Aquabasis bahkan pukcirpun saya hindari ... namanya jg aliran sesat bin ngirit..hehehe
Mulai buat pergerakan pertama dengan mindahin tank kosong yg gede (berat cuyy), trus cuci tank, hilangkan kerak2 bekas air yang membekas dan mengkinclongkan lagi..ngga kinclong2 amat sih, jadi focus pada media dan tanaman aja abaikan tanknya.. hehehehe

Setelah Tank ready..mulai masukkan pasir malang (lagi2 pasir bekas tank yang pecah..heheh) tabur tipis2 dan ratakan di dasar kaca.
















Mulai nih pukdas yang saiprit ditebarkan tipis2 merata (kenapa tipis2? Karena Cuma saiprit dan harus merata ke seluruh permukaan pasir), Setelah itu tebar ring ceramic buat tempat koloni bakteri.. oiya pupuk ini begitu dibuka baunya berasa asam2 gimana gitu..itu menandakan ada microorganism yang ikut tercampur dan asumsi saya krn sdh ada microorganismenya maka ngga perlu lagi pake bakteri starter..































Timbun pupuk dan ring ceramic dengan pasir lagi.. sampai kedalaman kira-kira 3-5cm dr permukaan pupuk. Mulai atur permukaan pasir sesuai selera..mau rata, meninggi sebelah atau menggunung ditengah atau menggunung kanan kiri ..weiitsss... gunung apaan tuh?? gimana selera aja dan kebutuhan desain aja deh.

 






Mulai memasukkan Hardscape (batu2an dan kayu2) buat ornament dan media untuk mengikat tnaman vern, moss2an dan rizome.. sementara asal taruh aja dulu blm kepikiran mau dibentuk ky gimana..










Nah …tibalah dimomen Ini yang paling mengasyikkan, yaitu mulai bercocok tanam.
Krn proyek ini untuk menguji coba pupuk maka saya pake tanaman full akar yang mengkonsumsi nutrisi dari substrat. Tnaman yang saya pake rata2 tanaman background spt jenis2 stemplant Rotala, Ludwigia, Hidrophilia Diformis, dan tanaman middle seperti Crypto Coryne Parva, Water Lily, Echinodorus Red Rubin, Echinodorus Uruguay dan Echinodorus Super Special serta tanaman samping Vallisneria Gigantea dan Nathan.

Oiya.. Sebelum bercocok tanam saya alirkan dulu air sampai diatas pasir (2cm dari permukaan) supaya lebih memudahkan menanam dan untuk mencegah longsor ketika masuk air. Krn biasanya kalao kita tanam dlu dalam kondisi kering trus diisi air, maka permukaan pasir akan longsor akibatnya tanaman akan tersrabut dan melayang2 jadi dua kali kerja..heheheh..











Nah itu penampakan setelah proses bercocok tanam,  buat posisi depan masih sy kosongkan krn blm dapat tanaman karpet depan yang rencana mau ditanam tenelus dan hairgrass,

Terlihat tanaman sdh mulai ditanam sesuai dengan tempatnya background, middle dan foreground.. langsung kita isi full dengan air. Ingat cara mengisi air spy tidak merusak tnaman dan pasir sebelum dikucurkan gelar dan hamparkan plastik dipermukaan pasir kemudian kucurkan air diatasnya sampai penuh.. dijamin air tetap jernih dan formasi tanaman tidak rusak.
Setelah air penuh mulai inject co2.. lagi2 co2 DIY spy ngga tanggung2 ngiritnya..hahahaha
Setelah 3 hari diamati, tnaman baik2 aja tidak ada yang melting pdhl semua tnaman ujicoba adalah tnmn stemplan yang msh darat..malah kalau diperhatikan mulai ada penampakan daun baru.. good news nih..










Setelah 5 hari mulai terlihat tnaman yang tdk bisa adaptasi (wajar) terlihat melting tapi kabar baiknya diatas batang yg melting ada numbuh tunas baru brati mulai menyerap nutrisi dia.. tnaman background yang terlihat stabil dan memunculkan daun baru adalah hydrophila diformis krn mmg terkenal paling bandel tnaman ini.































Lingkaran kuning memperlihatkan daun darat diformis yang masih terlihat membulat dan kasar, sedangkan lingkaran merah sudah terlihat daun air dengan metamorfosa daunnya sdh berbentuk jari2 dan lebih terasa lembut tidak kasar.

























Kemudian Echinodorus Sp. Red Special terlihat mencolok cukup pesat pertumbuhan tunas barunya yang merah menyala dalam 5 hari terlihat meninggi tunas barunya

dan Echinodorus Uruguayensis juga mulai memunculkan tunas baru yang cepat juga pertumbuhannya..
Tanaman tengah spt waterlily yg awalnya daun darat mulai dengan semangat menumbuhkan daun air yg lembut (yipppie…) dan berwarna hijau cerah.. bandingkan dengan daun darat diatasnya yang berwarna hijau kusam dan membulat.

Tanaman samping Vallisneria Gigantea dan Nathan juga mulai terlihat enjoy dengan memanjangkan daun2nya.. bagaikan gadis manis berambut panjang..aseeeek

Penampakan keseluruhan setelah di bongkar posisi hardscapenya setelah 5 hari dari proses awal dengan peralatan seadanya.







Masih terlihat banyak lahan yang kosong, terutama bagian depan .. jadi banyak ide ..hehehe ..dan bakalan hunting tnaman lagi nih.
setelah hunting dapat tenelus dan beberapa tanaman buat depan















dan langsung eksekusi  tanam tenelus untuk isi bagian karpet depan









update 22/04/2017
setelah ditanam tenelus buat depannya yg kosong










Oiya.. Untuk menikmati hasil akhir aquascape dibutuhkan waktu 2-3 bulan, krn aquascape tidak instan semua butuh proses dan perawatan. Untuk melihat hasil prosesnya setiap seminggu akan saya update tank ini.






update 10-05-2017







update 19/06/2017








update 29/06/2017






Yah begitulah kira2 percobaan sesat ini blm bisa direkomendasikan sampai benar2 terlihat mature dan pertumbuhan tnaman yang stabil (2minggu-1bulan), nanti update terus tiap minggu .. supaya bisa terlihat perkembangannya.

Untuk referensi tank ujicoba ini saya menggunakan peralatan amat sangat super sederhana minimalis dan seadanya..maklum penganut paham KERE HORE.. hilarious
1. Tank ukuran 1.5 x 0.8 m
2. Substrat pasir malang kecampuran silica dikit
3. Pupuk Booster POT Balance
4. Lampu leuthech 7000k 23 wattx2 + LED bulp 18 (daylight) Wattx2
5. Filter PH
6. Co2DIY
7. Flora :
background : tnaman stemplant ludwigia, aromatica, polysperma, diformis, rotala, bolbitis
middle : waterlily, echinodorus Uruguay, echi super red, cryptocorine dan echi red rubine
foreground : tenelus, hg (rencananya hehehe)
side : Vallisneria gigantea dan Nathan
8. Fauna : udang red cherry, penguin tetra, cardinal tetra, rainbow fish, CAE, SAE


Kesimpulan : Dengan Pupuk BOOSTER POT BALANCE diatas ternyata bisa juga menumbuhkan buat tanaman air dan aman buat fauna terlihat ikan hepi2 aja bahkan malah terlihat anakan2 ikan..weeehh.. ada yg selingkuh rupanya hahahaha..ok.. see you next update..









Friday, July 10, 2015

TERNAK GUPPY YUK…

Siapa tak kenal si cantik pemakai rok panjang ky gadis2 spanyol ini?  Hehehe… iya dialah  GUPPY, si ikan cantik yang  sering dipandang sebelah mata.. karena dianggap ikan yang murah dan kurang menarik.. tapi jangan salah untuk guppy dengan kualitas super bisa dijual dgn harga fantastis.. diatas angka ratusan ribu rupiah.. kaget? Hehehe…telat loe.
Ikan ini jadi favorit peternak/breeder krn kemudahan dan banyak jenisnya.. sehingga tdk akan kehabisan pasaran apalagi dengan boomingnya hobby aquascape yg otomatis butuh penghuni baru ikan2 yang cantik di tanknya..

Siapa tidak terpana dg keeksotisan si guppy? Lihat ekornya yang meliuk liuk melambai lambai dengan guratan dan spot warna yang mempesona..
Seperti jenis ikan lain, guppy jg bisa disilangkan demi mendapatkan strain baru dg corak baru dan  melalui pembiakan selektif kita dapat mengembangkan berbagai jenis ikan guppy mewah, unik  dan benar-benar ‘Mahal’.

Habitat asli Guppy (Poecilia reticulate) di danau dan sungai air yang tenang. Hebatnya lagi ikan ini juga dapat bertahan hidup di air payau yang memiliki kandungan garam tinggi.
Nenek moyang guppy asalnya dari wilayah Amerika Tengah dan Selatan.. jadi imigran ke Indonesia pada sekitar tahun 1919an sebagai ikan hias akuarium.. tapi seiring berjalannya waktu  guppy sekarang bermigrasi ke alam liar dan berkembang biak dengan cepat. Bahkan Guppy hampir dapat ditemukan di hampir semua air tawar di Indonesia… ckckckck.
Keindahan Guppy terutama di ikan jenis jantan yaitu di keeksotisan warna dan bentuk sirip, Sedangkan ikan betina biasa2 aja cenderung gendut  dan kusam persis  seperti ikan cupang.

Beternak dan Budidaya ikan Guppy cukup dengan peralatan sederhana, kita sudah dapat melakukan perkembangbiakan ikan ini.. ane malah Cuma di aquascape simpen 5 pasang guppy jadi ga keitung sekarang hehehe.. asyik kaan? 

Biar keracunan Guppy...Lihat nih jenis jenis guppy



Kalau mau serius mari kita mulai proyek ini, pertama2 siapkan dulu :

1. PERLENGKAPAN BUDI DAYA STANDAR
  1. wadah / tempat/ akuarium/ kolam semen dsb.
  2. Aerator  dan filter
  3. Tanaman air standar.. (enceng gondok, hydrilla, demersum, dan tanaman mudah lainnya)
Tempat sebaiknya dibuat beberapa disesuaikan fungsinya
  1. Untuk Pemisahan indukan , 
  2. Untuk Penetasan
  3. Dan untuk Pembibitan dan  peliharaan larva.. (pembesaran)
Ukuran luas wadah dapat bervariasi budidaya ikan guppy, disesuaikan dengan jumlah ikan yang akan dibudidayakan. Sedangkan ketinggian wadah minimal 30 cm, kecuali untuk tempat pembibitandiperlukan lebih tinggi dari 50 cm.

2. PEMILIHAN INDUK BERKUALITAS



Harus diketahui dulu perbedaan jantan dan betina,  dapat dilihat dari penampilan fisiknya. betina guppy ikan bentuk lebih bulat dengan warna yang cenderung kusam dan tidak memiliki sirip yang menjumbai.

Gambar Guppy Betina



Sementara ikan jantan memiliki warna yang kontras dan bercahaya, tubuh lebih langsing dengan sirip menjumbai.

Gambar Guppy Jantan’


Untuk Betina ukuran tubuh ikan biasanya lebih besar daripada pejantan. Indukan siap untuk pemijahan setidaknya usia 4 bulan. Karena kita mengejar Warna dan bentuk ikan guppy yang mantap, maka hal ini sangat ditentukan oleh faktor genetik. Jadi untuk mendapatkan hasil yang baik jelas PILIH INDUKAN BIBIT UNGGUL !!
Tapi untuk memperbanyak variasi bisa  juga dapat mencoba untuk memilih indukan guppy yang ideal untuk mendapatkan keturunan yang lebih baik.

3. PEMISAHAN INDUK

Pisahkan dulu Jantan dan betina sebelum pembenihan biarin bbman aja dulu sementara mereka..hehe.. . Wadah diisi dengan air bersih dan diganti setiap 1-3 hari pertiganya (WC 30%)
Sambil dipisah di beri makan yang bermutu tinggi dengan tujuan untuk mendapatkan banyak sperma untuk pembuahan. Berikan makanan seperti daphnia(kutu air) atau moina atau cacing beku sebanyak 2 x sehari. Hal ini memungkinkan percepatan bila proses pemijahan berlansung.

4. PEMIJAHAN INDUK

Siapkan wadah terlebih dahulu, isi dengan air bersih yang telah diendapkan minimal 24 jam dengan kedalaman kurnag lebih 25 cm
Untuk ukuran akuarium lebar 1 x 0,5 meter, cukup untuk menampung 10 pejantan dan 20 betina ikan guppy.. banyakin betinanya biar jantannya lebih leluasa memilih kecengannya.. hehehe 

Jika memungkinkan menyediakan tanaman air seperti hydrilla, demersum  untuk tempat ikan PDKT dan bercumbu ria. pemijahan ikan dapat dilakukan dalam jumlah besar spy lebih cepat dan praktis. Masukkan betina dulu dipagi hari biar dandan2 dulu ini ikan heheehe kemudian pada sore hari bisa diapeli induk jantan. Proses pemijahan biasanya berlanjut selama 4-7 hari. Betina  segera dipisahkan setelah dibuahi ke dalam wadah penetasan.

5. PROSES PENETASAN

Tempat Penetasan wadah diisi dengan air bersih bersih dan diberi aerasi/filer sedang. Pemberian aerasi tidak terlalu kuat agar tidak mengganggu larva ikan. Kualitas air harus tetap dijaga dengan mengganti air dengan air yang baru ketiga setiap 1-3 hari. Pakan tetap setiap 2 hari dalam bentuk daphnia atau moina atau irisan tipis cacing beku

Jabang bayi (Embrio) akan  tumbuh dalam perut sampai siap untuk dilahirkan. Usia kehamilan, mulai dari pemijahan sampai kelahiran berlangsung 3-4 minggu.. sabar dikit ya..

Ciri-ciri ikan guppy hamil dapat dilihat setelah 2 minggu proses pemijahan. Tanda daerah gelap di bagian bawah anus terdapat tanda bercak kelahiran dan perut sedikit meningkat.. kudu rajin mengamati mbak2 guppy  ini ya..
Ikan guppy betina memiliki kemampuan untuk menyimpan sperma dalam tubuhnya. Sehingga betina bisa hamil sampai 1-3 kali dalam satu konsepsi. Waktu yang diperlukan dari pertama kehamilan kehamilan berikutnya sekitar 1-5 minggu.

Dalam satu kelahiran, ikan guppy dapat menghasilkan kurang lebih 200-500 telur akan tetapi telur belum tentu semua menetas sempurna. Untuk menghindari kanibalisme bayi2 harus segera dipindahkan ke pendederan benih. Jika tidak, kalo pas kelaparan indukannya bias jadi sumanto semua..

6. PEMBESARAN BENIH

Idealnya wadah ditempatkan di ruang terbuka. Karena Sinar matahari diperlukan untuk membentuk warna yang cemerlang pada ikan guppy. Pake wadah akuarium berukuran 1 x 1 x 0,5 meter atau 2 x 2 x 0,5 meter sebagai wadah pembibitan.
Masukkan tanaman air seperti hydrilla, demersum  atau eceng gondok untuk berlindung. Berikan aerasi di akuarium. Isi akuarium dengan air sampai 40 cm. Air perlu diperbarui setiap 3 hari sekali.


7. PEMBERIAN PAKAN
untuk bayi  yang baru menetas tidak perlu di berikan makan tambahan terlebih dahulu karena masih terdapat sisa makan yang masih menempel di perutnya (egg yok) selama kurang lebuh 3-5 hari. Setelah itu, benih dapat diberikan makanan tambahan berupa Artemia (udang-organisme) atau kutu air (Daphnia dan moina) yang telah disaring. Setelah lebih dari 20 hari, dapat di beri kuning telur rebus dan cacing sutra atau cacahan cacing beku.

Setelah Ikan berumur 20 hari mulai dapat dibedakan antara pejantan dan betina. Hanya ikan jantan yang dijual sebagai ikan hias. Ikan betina disimpan aja buat produksi lumayan bisa buat ATM .. hehehe.. Ikan Guppy bisa dikatakan matang dan mampu bersaing dengan kawanan setelah usia satu bulan.


8. PEMASARAN IKAN

ini tantangan sebenarnya..hehehe..tapi tidak sulit memasarkan guppy di pasar ikan hias atau bisa melalui media online dan lain-lain untuk mendapat penghasilan dari budidaya ikan hias Ikan Guppy.

9. SELAMAT MENCOBA DAN GOOD LUCK!!